Selasa, 21 Februari 2012

Dream High 2 Episode 2


EPISODE 2
Cerita diawali dengan sebuah video behind the scene dream high. Setiap idol OZ Entertaiment ditanyai tentang jika mereka menjadi siswa biasa apa yang paling mereka ingin lakukan saat di sekolah.

Ryan memulai dengan mengutarakan pendapatnya. Aku Ryan. Jika aku ditanya apa yang paling ingin kulakukan disekolah. Aku ingin ikut kelas akselerasi dan memanjat dinding. Selain itu, aku juga ingin makan kue Tahun Baru ( yg terbuat dari beras ketan dikukus) bersama temanku. Aku benar-benar ingin mencoba segala hal. Dan dapat mengenakan seragam sekolah yang lucu dan menarik. “Bagaimana itu? Cantik, huh? Menarik, bukan?” Ucap Ryan.

Sekarang gantian Hyorin yang berkomentar, “Kalau aku ingin minta adanya kegiatan rekreasi di sekolah. Aku benar-benar ingin merasakan hal itu. Dan aku juga ingin belajar dengan baik. Jika di sana ada guru yang tampan, aku akan menulis surat untuknya. Dan juga, jika aku menjadi kepala sekolah seni, aku pikir aku dapat melakukannya dengan sanagt baik.”
Yang lainnya menyala, "Kau tidak dapat!"

Hyorin melanjutkan kalimatnya, “Aku akan menjadi ketua kelas. Aku agak sedih karena aku harus meninggalkan teman-teman dari sekolah lamaku.”

Ailee mengatakan kalau Hyorin menghadiri sekolah hanya 3 kali setiap tahunnya.
JB dan Siwoo: "Hallo everybody, We're i:dn."

JB berkomentar sejujurnya aku tidak tertarik untuk belajar. Aku melanggar UU Perlindungan anak dan membuat masalah di panggung.

Jiyeon menyela, "Stop acting!"
Diapun langsung memindahkan fokus kamera ke arahnya. Dan bersama teamnya , kompak mengatakan "We're Hershe!"

Merekapun mengambil foto bersama dengan mengenakan seragam Kirin.

Hyesung marah dengan Yoo Jin karena telah menghapus aransemennya. Terjadi perkelahian anatara JB dan Yoo Jin, Hyesung bermaksud melerai tapi dia malah tidak sengaja nekan tombol pengeras suara. Begitu mendengar ada suara JB, semua siswa putri langsung berbondong-bondong mencari sumber suara itu.

Hyesung memukuli Yoo Jin, JB yang melihat pertengkaran itu hanya tertawa acuh. Saat JB akan pergi dari ruangan itu, kerumunan siswa sudah menunggua didepan pintu. Mereka ingin berfoto dengan JB.

Hyesung yang melihatnya, langsung berusaha melindungi JB dari kerumunan siswa. Wajahnya yang berdekatan dengan JB, membuat Hyesung memanfaatkan kesempatan itu untuk mencium JB.
Untungnya, President OZ segera datang dan langsung membawa JB pergi.

Sementara itu Hyesung menjadi pusat perhatian karena kedekatannya dengan JB.
"Siapa kau? Kenapa kau bisa dekat dengan JB?" Tanya beberapa siswi.
"Aku baru melihatnya dua kali." Jawab Hyesung dengan malu-malu.
"Mengapa Yoo Jin dan JB bertengkar?"
"Itu bukan urusanmu!" Jawab Hyesung ketus.

Saat berada di dalam mobil Kang chul mengatakan kalau JB jangan sampai terlibat dalam suatu masalah mengingat saat ini OZ Entertaiment sedang mendapat hukuman. Menyangkut pemindahan, JB bertanya kenapa harus sekolah Kirin yang dipilih menjadi tempatnya untuk bersekolah.

Apakah JB malas mengingat masa lalunya di Kirin? Atau malas bertemu dengan Yoo Jin?
Sementara itu, foto-foto Hyesung dengan baju ritual saat kena guyuran air karena dikira kebakaran ditampilkan di layar TV sekolah. Dalam sekejab, Hyesung menjadi terkenal.

"Ada ada sih?" Tanya Hyesung bingung melihat teman-teman berlarian.
"Selamat ya Hyesung." Kata salah seorang temannya sambil tertawa.
"Kau terpilih sebagai model yang paling fotogenik." Tambahnya.
Hyesung bingung, dia pun langsung mendatangi kerumunan itu dan melihat foto dirinya dengan baju ritual di tampilkan di layar TV sekolah.
"Lihat! Aku bahkan membuatnya sebagai wallpaper utaman di HP ku." Ejek teman itu.
"Benar-benar sangat menghibur ya?" Tanya Hyesung kesal, dan kini amarahnya sudah memuncak.
"Ini...apakah Yoo Jin yang menyebarkannya?" Tanyanya sambil memegangi Hp itu.
"Tidak. Aku membelinya dari Yoo Jin seharga 500 won."
"Ini illegal dan merusak privasi orang!" Bentak Hyesung,
"Berapa nomor kamar Yoo Jin." Tanya Hyesung tak sabar untuk melabrak Yoo Jin.

Yoo Jin merasa gelisah tentang perdebatannya dengan JB, dan bertanya pada teman sekamarnya Eui Bong apakah dia juga mendengarnya. Eui Bong menjawab saat itu dia sedang tidur. "Tapi semua gadis mengutukmu!” Ungkap Eui Bong.

Di luar, Hyesung sudah bersiap memberikan Yoo Jin kepalan tangannya. Hyesung langsung saja masuk ke kamar Yoo Jin, dan bersiap membuat Yoo Jin minta maaf padanya.

Saat mau memukul, Hyesung melihat foto JB digunakan sebagai sasaran memanah. Bertambahlah rasa emosi Hyesung.

Yoo Jin membalas kalau dia akan membuat Hyesung pergi dari kamarnya lebih dulu. Merekapun mula bergulat. Hyesung tak sengaja memegangi anting telinga Yoo Jin. Dan hal itu membuat Yoo Jin kesakitan.

Langsung saja Hyesung memanfaatkannya. Dia menarik-narik anting telinga Yoo Jin sambil tersenyum puas.

Yoo Jin merintih kesakitan dan memohon belas kasihan. Murid-murid yang menyaksikan di luar kamar tertawa melihatnya. Hyesung menyalahkan Yoo Jin karena telah menghapus aransemen lagunya. Besok adalah kesempatan terakhir Hyesung, jika dia gagal ikut audisi OZ dia tidak akan bisa ikut audisi itu lagi bahkan selama 6 bulan kedepannya.

Yoo Jin menawarkan kalau dia bersedia membuatkan lagu baru untuk Hyesung, tapi Hyesung menolaknya. Yoo Jin langsung mengibaskan tangan Hyesung dari telinganya. Hyesung kaget melihat telinga Yoo Jin berdarah. Tiba-tiba guru Yang masuk dan langsung memberi hukuman pada mereka berdua.

Pagi harinya Hyesung dan Yoo Jin melaksanakan hukuman dari guru Yang. Mereka disuruh membersihkan aspal dari sampah permen karet. Saat sedang membersihkan, tiba-tiba mereka ditabrak oleh sekerumunan wartawan dan mahasiswa yang berlarian menuju gerbang sekolah. Dari dalam mobil keluar Presiden OZ Entertaiment Kang Chul beserta istrinya, selain itu ada juga Hershe, i:dn , dan idola lainnya.

Hyesung terpana melihat artis2 OZ, namun berbeda dengan Yoo Jin. Dia malah tidak suka dengan kedatangan para artis OZ.

Salah seorang wartawan mengatakan pada Hyesung, "Hey, mahasiswa cantik! Tolong lihat kesini sebentar!"

Merasa dipanggil, Hyesung langsung memalingkan wajah dan tersenyum dengan sok imutnya.
Sesampainya artis OZ di Kirin mereka langsung mengadakan konferensi press.

Ternyata Kang Chul adalah seorang penyanyi di era 90. Media curiga bahwa ini adalah taktik untuk memperkerjakan anak dibawah umur. Namun Kang Chul menyebutnya sebagai cara untuk membunuh dua burung dengan satu batu, anak-anak asuhnya akan mendapatkan pendidikan dan pengembangan yang mereka butuhkan. Hal ini akan menguntungkan Kirin karena mahasiswa Kirin akan dilatih oleh OZ. Mereka akan ditempatkan dikelas-kelas sesuai kemampuan mereka tanpa adanya diskriminasi. Dan jika mereka berbakat mereka akan langsung dikontrak oleh OZ.

Bergabungnya artis OZ di Kirin membuat semua guru dan mahasiswa Kirin sangat senang.
Guru Yang Ji Man, memandang hal itu sebagai kesempatan yang besar untuk meraih kesuksesannya lagi. Bahkan si guru kutu buku Tae Yon merobek surat pengunduran dirinya, dan langsung merubah penampilan dirinya menjadi sangat cantik.

Namun ada satu orang yang jelas-jelas tidak suka dengan artis OZ di Kirin, dia adalah Yoo Jin.
Saat para mahasiswa sedang asyik menyaksikan konferensi press OZ di TV layar lebar kirin, Yoo Jin langsung mematikan TV itu. Mereka semua kesal dan langsung melempari Yoo Jin dengan sepatu.
Pengelolaan sekolah kirin sepenuhnya ditangani oleh Kang Chul dan istrinya. Dia menerapkan beberapa peraturan baru yang harus dipatuhi oleh mahasiswa Kirin.

Peraturan itu diantaranya:
Tidak boleh ada ponsel, Penggunaan internet dilarang, Tidak boleh ada snack, Tidak ada kencan, Berpegangan tangan sangat dilarang, jangan melamun, kalian perlu melihat lawan jenis sebagai batu, Tidak boleh bolos kelas, Tidak boleh mengambil foto selcas, Tidak boleh membawa barang aneh-aneh selain keperluan sekolah.

"Kenapa semuanya dilarang?" Tanya teman Hyesung pada Hyesung.

Hyesung meyakinkan teman-temannya kalau ingin menjadi seoran penyanyi itu harus disiplin. Perkataan Hyesung itu langsung menjadi motivasi bagi teman-temannya.

Ji Soo duduk diantara anak-anak asuhnya (Hershe dan I:dn). Ji Soo meyakinkan kalau kehidupan di sekolah yang baru tidak akan jauh beda dari kehidupan kalian di asrama atau agency. Si Woo membantahnya, dia merasa kalau mulai saat ini kehidupan privasinya akan terganngu.

Ryan berusaha bicara pada Ji Soo tentang dramanya. Ji Soo mengatakan akibat ulah i:dn, hukumannya berimbas tidak hanya pada konser tapi juga pada akting.
"Segala aktivitas OZ ditangguhkan."
"Apa? Bahkan akting juga?" Tanya Ryan. "Syuting akan dimulai beberapa hari lagi." Tambahnya.
"Kau sudah diganti."
"Untuk mendapatkan peran ini aku mengorbankan tidurku, aku juga berlatih tarian pedang, gayageum, dan ini semua kulakukan semata-mata untuk improvisasi peranku. Kenapa tidak bisa?" Protes Ryan.
"Direktur sudah menggantimu dengan artis lain."
"Siapa?"
"Eun Jung." Jawab Jisoo.
"Sutradara mengatakan aktingnya lebih bagus dan lami ketimbang kau."

Mendengar hal itu Ryan langsung pergi. Nana mengejar Ryan dan berusaha menghiburnya.
Yoo Jin mendengar pembicaraan antara Lee Kwang Chul dan Kepala sekolah Joo. Sebenarnya dengan peraturan yang sudah ditetapkan OZ Entertaiment, semua guru merasa was-was dengan peraturan ketat itu. Karena OZ Entertaiment pun mengikat peraturan kuat bagi pengajar Kirin. Kepala sekolah Joo beruntung karena ia masih diperboleh untuk berada di Kirin.

Para siswa menerima buku peraturan yang baru dengan cemas, bertanya-tanya apakah para guru
benar-benar akan menegakkan segalanya. Karena banyak sekali peraturannya, mereka bahkan meggunakan lup untuk membacanya.

Teman Hyesung melihat Hyesung sedang serius membaca buku peraturan, dengan usil mereka malah memakai luo itu untuk melihat wajah Hyesung.

Hyesung mengatakan akan mematuhi semua peraturan yang ada dibuku itu. Hal ini membuat teman-temannya bingung. Saat mendengar idolanya akan bergabung di Kirin, dia mendapat ide untuk menggelar sebuah pesta perayaan selamat datang.

Sementara itu Yoo Jin pergi ke toko musik dengan membawa beberapa lembar uang. Dia berhasil mendapatkan barang kesayangannya (gitar) dengan jerih payahnya sendiri (mengadakan aksi panggung jalanan).

Mereka berpakaian retro ala video klip Roly Poly T-ara. Semua saling berbaur dalam pesta itu, tak ada perbedaan diantara idola dan fans.

Ailee, Nana ikut bernyanyi bersama. Namun berbeda dengan JB dan Ryan yang tidak mau berbaur dengan mereka hanya hanya menunjukkan ekspresi bosan.

Mereka menyanyikan lagu Roly Poly T-ara, I'am The Best 2NE1.
Anak-anak Kirin kemudian meminta bayaran untuk penyelenggaraan pesta ini. Merekapun lalu mengambil barang-barang bawaan Hershe dan JB sebagai gantinya

Bongkar-bongkaran massal terjadi. Tas milik JB menjadi sasaran utama, barang-barangnya berjatuhan. Hyesung tak sengaja memungut kaset CD milik JB.

Guru Yang dan guru Teayeon yang melihat kejadian itu hanya memandangi saja dari kejauhan. Namun karena situasi sudah semakin tak terkendali, akhirnya guru Taeyon keluar dan langsung mengamankan JB.

Guru Taeyon mengumumkan kalau dia guru baru di asrama dan dia lalu membacakan pembagian kamar untuk Hershe dan i:dn.

JB akan sekamar dengan Si Woo, Ryan sekamar dengan Hyesung, Karena jumlah kamar yang terbatas maka ditetapkan peraturan baru yang menetapkan mahasiswa yang punya nilai yang buruk harus keluar dari asrama dalam 2 minggu. Ada sejumlah mahasiswa yang terkena dampaknya antara lain, Soon Dong, Hong Joo, Eui Bong, Hyesung.

Mendengar namanya disebutkan, Hyesung protes.
"Aku rasa ini pasti ada kesalahan, aku kepala asrama mahasiswa." Protes Hyesung.
"Terus kenapa?"
"Aa..semua orang tahu aku masuk deretan mahasiswa yang pintar." Hyesung membela diri.
"Mulai sekarang, penilaian yang baru akan didasarkan pada nilai kesenian kalian, jadi meskipun nilai akademis tinggi tapi nilai prakteknya rendah makan akan dianggap gagal." Terang Taeyon. "Dan kau Hyesung, nilai praktekmu sangat buruk." Tambahnya.

Hyesung tidak bisa menerima itu semua. Diapun langsung pergi dengan perasaan sedih.
Sementara itu guru Yang meratapi nasibnya karena telah diusir dari pekerjaannya sebagai penjaga asrama. Dia mengingat-ingat perkataan Kang Chul tadi.

"Kau tidak bisa mengawasi asrama dengan baik. Sehingga aku sendiri yang akan turun tangan dalam mengawasi asrama. Meskipun kau dipecat dari tugas menjaga asrama, kau akan tetap bisa mengajar." Jelas Kang Chul.

"Tapi, aku tidak punya tempat tinggal selain selain di asrama."
"Kau bisa memakai ruangan di atap sekolah sebagai tempat tinggalmu."

Melihat ruang di atap sekolah yang sangat kecil, Guru Yang menangis sedih. Ini sangat jauh berbeda dengan gaya hidupnya saat mengajar anak-anak Kirin dulu.
Dia mengingat saat dulu saat pertama kali bergabung di Kirin.
~Flashback~

Saat itu Guru Yang dijemput langsung oleh Presiden kirin Jung Ha Myung dan diajak bergabung di Kirin.

Saat melatih Hyemi cs menari dengan gaya-gaya mereka yang masih kaku. Juga saat mengadakan flash mob di tengah-tengah kota.
~flashback selesai~

Itu semua membuatnya sangat sedih.

Hyesung berjalan menyusuri asrama sambil mengingat-ngingat kenangan masa lalunya saat dia pertama kali masuk kirin. Saat dia berbohong pada ayah tentang Kirin, Hyesung mengatakan pada ayahnya kalau kirin itu Sekolah Internasional dan ayahnya sangat senang. Tapi beberapa hari kemudian ayahnya tahu kalau ternyata Kirin itu sekolah Seni, ayahnya marah besar pada Hyesung. Ayahnya mengejek keinginannya menjadi penyanyi. Namun Hyesung berjanji akan bekerja keras menurunkan berat badannya .

Hyesung mengingat kaset CD yang dia pungut dari JB. Diapun langsung menyetelnya di layar lebar yang ada di dalam sekolah. kaset CD itu di beri label "Baik".

Hyesung kaget melihat apa yang ada dalam CD itu. Hah...film porno? Wajah Hyesung langsung memerah.

Ternyata tidak hanya Hyesung yang melihat film itu. Yoo Jin yang dari tadi tidur di ruang itu , terbangun mendengar suara film itu.

"Ah..ternyata mahasiswa terbaik juga butuh untuk melepas stress." Ungkap Yoo Jin sambil tertawa begitu melihat Hyesung menyaksikan film porno.
"Cepat pergi sebelum aku emosi. Aku tidak ada mood untuk meladenimu." Jawab Hyesung.
"Kau di usir dari sini padahal itu mimpimu seja dulu bisa masuk sini. Beritahu aku itu kesalahan siapa?" Tanya Yoo Jin dengan nada mengejek.
"Kenapa kau sealalu muncul dan mengacaukan segalanya? Kau juga menganggap semua orang sebagai mainan. Jika kau lakukan itu terus-menerus kau akan mendapat hukuman suatu hari nanti." Jawab
Hyesung dengan nada kesal dan diapun langsung pergi.

Yoo Jin menawarkan Hyesung kalau dia bisa tinggal di tempatnya.
Dilain pihak, JB sedang sibuk mencari kaset CDnya itu.
"Aduh..dimana kaset itu. Padahal kaset itu limited edition."
"Aku yakin meletakkannya dalam tas." Ungkap JB.

Hingga dia teringat kalau tasnya kan sempat dibongkar-bongkar oleh anak-anak kirin.
"Jangan-jangan kaset itu diambil oleh anak-anak itu. Sungguh memalukan! Ini harusnya tidak boleh terjadi. Mereka tidak akan menyebarkannya ke media kan? Atau akan di publish di internet? Tidak..Pasti tidak akan terjadi apa-apa." JB berusaha menenangkan dirinya.
"Ah..mau mati rasanya." JB memukul-mukuli kasurnya sambil terus harap-harap cemas.

Ryan pergi mendatangi sutradara film yang dia batak bintangi. dia memohon pada sutradara itu untuk memberinya kesempatan, dia berjanji akan berusaha keras. Ryan menyadari kalau dirinya adalah aktris yang buruk, tapi dia akan berusaha keras menjadi lebih baik. Sutradara bingung mendengar perkataan Ryan, sutradara itu bilang kalau dia tidak memecat Ryan. agency Ryanlah yang menarik Ryan dari film itu dengan alasan agar Ryan bisa fokus belajar.

Pagi harinya, saat Kang Chul dan Ji Soo mesuk ke ruang kerja, mereka menjumpai Yoo Jin dengan enaknya sedang tidur di kursinya. Mereka lalu membangunkan Yoo Jin dan bersiap akan mencaci maki karena kelancangannya. Tapi Yoo Jin bilang asrama dikunci jadi dia tidak bisa tidur disana, dan dia lihat kantor ini terbuka, langsung saja dia masuk dan lalu tidur disini.

Perkataan Yoo Jin tersebut membuat Kang Chul menyadarkan dia akan sesuatu, dokumen pentingnya? Ya, ternyata dugaan Kang Chul benar, dokumen pentingnya telah dicuri. Padahal dokumen penting itu berisi daftar list yang sangat rahasia.

Kang Chul menuduh Yoo Jin telah mengambilnya, tapi Yoo Jin bilang kalau dia tidak mengambilnya. Saat Ji Soo akan menghukum Yoo Jin, tiba-tiba kepala sekolah Joo datang dan tanya ada apa. Kang Chul berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Kepala Sekolah Joo memarahi Yoo Jin karena telah sembarangan masuk ke kantor Kang Chul dan menyuruh Yoo Jin untuk segera pergi.

Mulai hari ini akan ada pos yang akan bertugas memeriksa ponsel setiap murid. Hyesung dengan senang malah menyerahkan ponselnya.

Dia berjalan menyusuri lorong dan melihat JB ada disana. Hyesung berjalan-jalan sambil tersenyum, Yoo Jin mengira Hyesung tersenyum padaya. Yoo Jin pun ikut tersenyum dan hampir saja dia mau menyapa Hyesung. Tiba-tiba Hyesung malah berjalan ke arah JB bukan ke arahnya. Hyesung langsung menyerahkan kaset CD itu pada JB yang ada di kerumunan.

"Terima kasih hadiahnya." Ucap JB langsung menyembunyikan CD itu dibalik jasnya.
"Pastikan jangan sampai orang lain melihatnya. Dan aku harap kau senang menontonnya." Kata Hyesung dengan nada menyindir.

"Ya." Jawab JB dengan tersenyum malu.

Hyesung lalu menepuk-nepuk bahu JB, dan langsung pergi meninggalkan kerumunan itu. Gadis-gadis yg ada disana langsung memandangi Hyesung dengan tatapan bingung.

Yoo Jin yang melihatnya langsung merasa agak sedikit kesal.

Kelas Menari
Ji Soo mengajarkan artis-artisnya menari, dengan cepat para idola itu mampu menirukan gerakan Ji Soo yang lumayan rumit. Selanjutnya, gantian anak-anak Kirin yang disuruh menirukan tarian itu. Seperti dugaan, mereka menari dengan sangat kaku. Tak ada bakat sedikitpun dari mereka. Hal ini menyebabkan terjadinya perbedaan yang mecolok antara para artis itu dengan anak-anak Kirin.

Ji Soo marah karena annak-anak kirin tidak bisa menari. Padahal anak-anak asuhnya (I:dn & Hershe) meskipun ini merupakan yang pertama kalinya, tapi mereka bisa mengikutinya dengan cepat dan baik.

Ji Soo menyuruh semua mahasiswa mengikuti tarian JB. tiba-tiba Eun Bong ( Jr ) menantang JB battle dance.

Battle dance itu menarik perhatian semua murid, termasuk Yoo Jin.

Eun Bong menari dengan cekatannya membuat semua murid terkagum-kagum. Namun JB tak kalah cekatannya, dia mampu mengalahkan Eun Bong dalam battle dance itu.

Eun Bong terjatuh. JB lalu meremehkan Eun Bong. Tak terima, Yoo Jin langsung turun tangan dan hampir saja memukul JB. Eun Bong bilang kalau mereka tidak boleh berkelahi karena ini hanya sekedar dance.

Sementara itu, Si Woo sedang membaca sesuatu di atap sekolah. Ya, dia membaca dokumen penting milik Kang Chul yang berisi daftar list rahasia.

- Daftar murid yang akan dikeluarkan dari sekolah Kirin -
"Si Woo, sikap yang tidak benar/tidak bisa dikontrol." Si Woo membaca namanya beserta alasan ia dikeluarkan.
"Aku? Huft. Aku tahu ini pasti akan terjadi. Aku tahu tidak ada aturan yang harus kuikuti disini."

Sepertinya mulai hari ini Si Woo akan bertingkah buruk sesuai yang tercatat dalam kertas itu. Dia tidak mau lagi harus berpura-pura baik didepan orang yang ternyata malah mau menghancurkannya.
BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar